Analysa beberapa pakar tentang revitalisasi Teluk Benoa

Bpk. Prof.DR.Ir.Herman Wahyudi, DEA ( Ahli Geoteknik, ITS Surabaya ) 
RENCANA PENIMBUNAN REVITALISASI TELUK BENOA DAN DAMPAKNYA :



1.BANJIR : Tidak ada Potensi Banjir. Karena Banjir Sumbernya dari Air Hujan dan Prilaku Sungai. Bukan dari air laut.
2.EROSI & SEDIMENTASI : Tata letak & Bentuk Pulau-Pulau Revitalisasi sudah diperhitungkan tidak menyebabkan adanya Erosi & Sedimentasi baru.
3. SEISMIC & TSUNAMI : Salah Satu Pulau Revitalisasi direncanakan dalam bentuk timbunan Revitalisasi yang cukup tinggi beserta fasilitas penunjangnya, Sebagai Area Tempat Pelarian Masyarakat Menghindar dari Gelombang Tsunami.
4. KEBERADAAN MANGROVE : Pulau Revitalisasi terdekat Berjarak 100 meter dari Zona Mangrove.
5.KEBERADAAN IKAN SEBAGAI MATA PENCAHARIAN NELAYAN : Lokasi Revitalisasi berada pada Daerah dangkal sekitar 0.00 s/d + 1.00 mLWS dan bukan merupakan perairan nelayan untuk penangkapan ikan.
6. ASPEK GEOTEKNIK : Tanah dasar cukup baik dan stabil terhadap keberadaan timbunan Revitalisasi setinggi 7 s/d 8 meter dari seabed.
7.ALUR PELAYARAN : Justru akan ada Dredging di Zona alur & kolam pelabuhan, sebagai akibat digunakannya material ex dredging untuk timbunan Revitalisasi.
8.RUANG TETBUKA HIJAU : Dialokasikan 30% dari total luas lahan Revitalisasi untuk ruang terbuka hijau.
9.TRAFFIC DIDARAT : Akan ada peningkatan jumlah & arus kendaraan. Akan diatasi dengan membuat elevated acces road yang terhubungkan dengan Jalan Tol Tengah Laut di Teluk Benoa.

Ir.Dedi Tjahjadi Abdullah, Dipl.HE ( Ahli Sumber Daya Air, ITB ) 
PERUBAHAN YANG AKAN TERJADI SETELAH PROSES REVITALISASI TELUK BENOA DILAKSANAKAN :

1. Perubahan Salinitas ( Kadar Garam ) sebelum dibangun 22 ppm dan setelah dibangun 18 ppm. Memperlihatkan Kondisi Eksisting Ketinggian di muara Benoa dengan debit maksimum dari Sungai sesudah dibangun memiliki elevasi 2,95 meter dan pada saat yang sama salah satu wilayah seperti contohnya di Tukad Mati setinggi 2,93 meter.
2. Sedimentasi lumpur di Teluk Benoa kalau tidak direvitalisasi akan terus meningkat ketinggiannya dan kawasan mangrove bervegetasi disekitarnya akan terancam dikarenakan air yang mengalir masuk untuk menghidupkan mangrove akan tertahan oleh ketebalan dan ketinggian dari endapan lumpur akan berdampak hingga ke muara sungai dan menyebabkan banjir. Kumpulan sampah di muara-muara sungai sangat tinggi, dimensi sungai sangat kecil sehingga air sangat sulit untuk mengalir sehingga menyebabkan banjir sehingga diperlukan waduk-waduk untuk mencegah banjir dan juga air yang mengalir ke Teluk Benoa sekarang sangat tidak baik untuk dipergunakan karena sudah tercemar sampah dan limbah, secara tidak langsung biota laut yang hidup di kawasan Teluk Benoa akan semakin terancam.
3. Pada saat direvitalisasi dan direklamasi sedimen lumpur tetap harus dimaintain dan wajib hukumnya untuk dipelihara dan di tiap sungai akan dibangun saringan sampah sebaiknya. Setelah Revitalisasi dan Reklamasi ini dijalankan, kondisi yang ingin diciptakan di Teluk Benoa bahwa pada saat air surut komunitas nelayan dan water sports tetap bisa melakukan aktivitasnya selama 24 jam setiap hari

Prof.DR.Ir.Dietriech Geoffery Bengen,DEA ( Ahli Pengelolaan Pesisir,IPB ) 
1.PEMANFAATAN TELUK BENOA : Luas Pemanfaatan Perairan Teluk Benoa 1.832 Ha yang dimanfaatkan sebagai pariwisata, pemukiman nelayan, pelabuhan, TPI, penangkapan ikan, karamba, Tambak dan Pembesaran Kepiting.
2.REALITAS ANCAMAN TELUK BENOA : Pendangkalan akibat sedimentasi & Abrasi Pulau Pudut dari luas awal sekitar 8 Ha menjadi 1.055 Ha.
3.OPTIMALISASI REVITALISASI : Keterpaduan aspek teknis, lingkungan, sosial-budaya dan ekonomi-financial mengindikasi bahwa luas lahan yang optimal adalah 700 Ha Area yang direvitalisasi ( 40% Area terbuka hijau & 60% Area Pemanfaatan.
4.URGENSI REVITALISASI : Revitalisasi Teluk Benoa urgen dilakukan untuk menjamin keberlanjutan fungsi dan manfaat ekologi dan sosial ekonomi.
5.MANFAAT REVITALISASI : Revitalisasi memberikan manfaat ekologi berupa pemulihan alur, pelimpasan air laut dan penambahan areal terbuka hijau. Bagi Masyarakat dan Pemerintah Daerah akan memperoleh manfaat sosial budaya serta manfaat ekonomi.
Teluk Benoa saat iniTeluk Benoa saat ini

No comments:

Post a Comment